Sebelum Sahur, Ingat Jangan Panaskan 5 Makanan Ini

Puasa di bulan Ramadan memang bukan hanya sekedar ibadah. Banyak manfaat yang bisa kamu dapat, terutama buat kesehatan. Bulan puasa bisa jadi momen yang tepat buat lebih menjaga dan mengatur pola makan kita. Misalnya saja dengan lebih memperhatikan makanan kita baik di saat sahur rmaupun berbuka.

Seperti di saat sahur misalnya, terkadang dengan alasan menghemat waktu dan tenaga, kita biasanya menghangatkan kembali makanan matang yang sudah disimpan. Cara ini memang mudah dan praktis, tapi ternyata tidak semua makanan aman untuk dihangatkan kembali.




Proses kimia saat menghangatkan kembali makanan bisa membuat makanan berubah menjadi racun. Berikut ini ada lima makanan matang yang sebaiknya tidak kamu hangatkan kembali, seperti.

1. Bayam

Sayur bayam adalah makanan sehat yang tak bisa disimpan dalam waktu lama dan jangan dipanaskan ulang. Bayam yang sudah dimasak sekali harus segera dikonsumsi. Kalau dipanaskan, kandungan nitrat di dalamnya akan berubah jadi nitrit dan bisa membuat bayam bersifat karsinogenik atau bisa merusak tubuh.

2. Daging Ayam

Kalau memang terpaksa memanaskan kembali daging ayam, sebaiknya panaskan dengan api kecil. Daging ayam memang banyak jadi favorit untuk menu sahur, tapi kalau dipanaskan kembali dapat merusak struktur proteinnya dan menyebabkan gangguan pencernaan.

3. Jamur

Jamur sebaiknya segera dimakan setelah dimasak. Kalau terlanjur memasak jamur dalam jumlah banyak, sebaiknya makan dalam keadaan dingin. Jamur yang dipanaskan kembali dapat menyebabkan masalah kesehatan pencernaan.

4. Brokoli

Mengonsumsi brokoli memang baik untuk kesehatan. Namun seperti halnya bayam, brokoli mengandung nitrat yang jika dipanaskan kembali setelah memasaknya justru membahayakan kesehatan. Brokoli yang dipanaskan kembali juga bisa memicu kanker.

5. Telur

Telur adalah makanan favorit banyak orang. Namu memanaskan kembali telur rebus bisa membuatnya bersifat letal dan sangat berisiko buruk bagi kesehatan. Jadi sebaiknya usahakan untuk tidak memanaskan kembali telur yang sudah kamu masak di siang hari misalnya untuk disantap saat sahur di bulan puasa ini.



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*